Tampilkan postingan dengan label InforMasi dan Perjuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label InforMasi dan Perjuangan. Tampilkan semua postingan
Selasa, 28 Mei 2013
Minggu, 05 Agustus 2012
0 Ketentuan Nilai Di Dalam Pertandingan Fighter
Nilai 1 : Serangan dengan tangan yang masuk pada sasaran, tanpa terhalang oleh tangkisan, hindaran atau elakan lawan.Nilai Prestasi Tekhnik :
Nilai 1 + 1 : Tangkisan, hindaran atau elakan yang berhasil memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan tangan yang masuk pada sasaran.
Nilai 2 : Serangan dengan kaki yang masuk pada sasaran, tanpa terhalang oleh tangkisan, hindaran atau elakan lawan.
Nilai 1 + 2 : Tangkisan, hindaran atau elakan yang berhasil memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan kaki yang masuk pada sasaran.
Nilai 3 : Teknik jatuhan yang berhasil menjatuhkan lawan.
Nilai 1 + 3 : Tangkisan, hindaran, elakan atau tangkapan yang memusnahkan serangan lawan, disusul langsung oleh serangan dengan teknik jatuhan yang berhasil menjatuhkan lawan.
Syarat teknik Nilai
- Tangkisan yang dinilai adalah berhasilnya pesilat menggagalkan serangan lawan dengan tekhnik pembelaan menahan atau mengalihkan arah serangan secara langsung/kontak, yang segera diikuti dengan serangan yang masuk pada sasaran.
- Elakan yang dinilai adalah berhasilnya pesilat membebaskan diri dari serangan lawan dengan tekhnik pembelaan memindahkan sasaran terhadap serangan, yang langsung disusul dengan serangan yang mengenakan sasaran, atau tekhnik jatuhan yang berhasil.
Nilai 1 untuk tangkisan / elakan, sedangkan serangan masuk dinilai sesuai dengan serangannya, serangan tangan = nilai 1, serangan kaki = nilai 2, jatuhan = nilai 3
- Serangan tangan yang dinilai adalah serangan yang masuk pada sasaran, menggunakan tekhnik serangan dengan tangan (dalam bentuk apapun). Bertenaga dan mantap, tanpa terhalang oleh tangkisan atau elakan dan dengan dukungan kuda-kuda, atau kaki tumpu yang baik, jarak jangkauan tepat dan lintasan serangan yang benar.
- Serangan dengan kaki yang dinilai adalah serangan yang masuk pada sasaran, menggunakan tekhnik serangan dengan kaki (dalam bentuk apapun), bertenaga dan mantap, tidak disertai tangkapan/pegangan, tanpa terhalang oleh tangkisan atau elakan dan dengan dukungan kuda-kuda, atau kaki tumpu yang baik, jarak jangkauan tepat dan lintasan serangan yang benar.
- Tekhnik menjatuhkan yang dinilai adalah berhasilnya pesilat menjatuhkan lawan sehingga bagian tubuh (dari lutut keatas) menyentuh matras dengan pedoman :
e.2. Menjatuhkan lawan menggunakan tekhnik jathan dengan cara tidak ikut terjatuh atau lebih menguasai lawan yang dijatuhkan.
e.3. Apabila tekhnik menjatuhkan itu disertai menangkap anggota tubuh lawan harus merupakan usaha pembelaan diri suatu serangan atau menggunakan serangan pendahuluan, tidak boleh disertai dengan serangan langsung, tetapi dapat dilakukan dengan mendorong atau menyapu. Proses tangkapan menjadi jatuhan diberikan waktu selama 5 (lima) detik. Jika selama itu tidak terjadi jatuhan, maka dihentikan oleh Wasit dan dinyatakan tidak ada jatuhan.
e.4. Teknik sapuan, ungkitan, kaitan dan guntingan tidak boleh didahului dengan memegang / menggumul tubuh lawan, tetapi dapat dibantu dengan dorongan atau sentuhan. Sapuan dapat dilakukan dengan merebahkan diri. Lawan dapat mengelakkan diri dari serangan tidak boleh melakukan serangan balik. Teknik sapuan yang dilaksanakan lebih dari 2 (dua) kali secara berturut-turut pada masing-masing babak dengan tujuan mengulur-ulur waktu akan mendapat teguran dari wasit. Yang dimaksud teknik sapuan dengan tujuan mengulur-ulur waktu ialah sapuan yang di luar jarak jangkauan serangan atau sapuan dalam jarak jangkauan serangan tetapi dilakukan dengan tidak bertenaga.
Serangan bersamaan oleh kedua pesilat (apakah serangan itu sah atau tidak karena sifatnya kecelakaan) dan salah satu atau keduanya jatuh, maka jatuhan akan disahkan dengan pedoman:Serangan bersamaan
e.5.1. Jika salah satu tidak dapat bangkit akan diadakan hitungan mutlak.
e.5.2. Jika keduanya tidak segera bangkit, maka dilakukan hitungan mutlak untuk keduanya dan apabila hal ini terjadi pada awal babak I dan keduanya belum memperoleh nilai maka penentuan kemenangan ditentukan seperti Bab II pasal 8 ayat 7.4.a.5 dan pasal 8 ayat 7.4.a.6. (tidak perlu ditanding ulang).
e.5.3. Jika keduanya dalam hitungan ke 10 (sepuluh) tidak dapat bangkit sedangkan pesilat sudah memperoleh nilai, maka kemenangan dilakukan dengan menghitung nilai terbanyak.
Jika pesilat terjatuh sendiri bukan karena serangan lawan, jika tidak dapat bangkit, diberi kesempatan dalam waktu 10 (sepuluh) hitungan / detik. Jika tidak dapat melakukan pertandingan dinyatakan kalah teknik.Jatuh Sendiri
Tangkapan
e.7.1. Tangkapan sebagai proses jatuhan dinyatakan gagal jika:e.7.1.1. Lawan dapat melakukan serangan balik secara sah.
e.7.1.2. Lawan dapat memegang tangan atau bahu sehingga terjadi proses jatuhan.
e.7.1.3. Proses jatuhan lebih dari 5 (lima detik) atau terjadi seret-menyeret atau gumul-menggumul.
e.7.1.4. Ikut terjatuh waktu melakukan teknik jatuhan.
e.7.2. Jika dalam proses tangkapan kaki pesilat yang ditangkap melakukan pegangan pada bahu dan pesilat yang menangkap dapat menjatuhkan lawannya dalam waktu 5 (lima) detik sebelum wasit memberikan aba-aba ”BERHENTI”, jatuhan dinyatakan sah.
e.7.3. Jika rangkulan tersebut terlalu kuat sehingga menyentuh leher atau kapala atau menyebabkan keduanya terjatuh, pesilat yang merangkul diberikan Teguran.
Jatuhan diluar medan laga
e.8.1. Teknik jatuhan yang berakibat lawannya jatuh diluar medan laga, yaitu jika bagian tubuh menyentuh garis batas medan laga, maka jatuhan dinyatakan gagal/tidak sah.e.8.2. Jika jatuhan berada di dalam medan laga dan pesilat menggeser keluar medan laga, jatuhan dinyatakan sah.
e.8.3. Serangan sah yang menyebabkan lawan jatuh tidak dapat bangkit atau nanar yang dilakukan didalam medan laga dan bergeser keluar gelanggang, pesilat diberi kesempatan dalam batas waktu 10 (sepuluh) detik untuk kembali melakukan pertandingan maka dinyatakan kalah mutlak.
e.8.4. Serangan sah yang dilakukan di dalam medan laga, menyebabkan lawan jatuh diluar medan laga dan tidak bangkit atau nanar, maka wasit melakukan hitungan teknik. Jika pesilat tidak dapat melanjutkan pertandingan, maka pesilat bersangkutan dinyatakan kalah teknik.
6.7.3. Nilai hukuman
Ketentuan nilai hukaman :
- Nilai – 1 (kurang 1 ) diberikan bila pesilat mendapat Teguran I
- Nilai – 2 (kurang 2 ) diberikan bila pesilat mendapat Teguran II
- Nilai – 5 (kurang 5 ) diberikan bila pesilat mendapat Peringatan I
- Nilai – 10 (kurang 10) diberikan bila pesilat mendapat Peringatan II
Penentuan Kemenangan
Menang Angka
a.2. Bila terjadi hasil nilai yang sama maka pemenang ditentukan berdasarkan pesilat yang paling sedikit mendapat nilai hukuman.
a.3. Bila hasilnya masih sama, maka pemenangnya adalah pesilat yang mengumpulkan nilai prestasi teknik tertinggi/paling banyak. Pada dasarnya nilai 1 = 2 adalah lebih tinggi dari nilai 2 saja.
a.4. Bila hasilnya masih sama, maka pertandingan ditambah 1 (satu) babak lagi.
a.5. Bila hasilnya masih sama, maka tidak perlu diadakan penimbangan ulang, namun dilihat dari hasil penimbangan berat badan 15 menit sebelum bertanding. Pesilat yang lebih ringan timbangannya dinyatakan sebagai pemenang.
a.6. Bila hasilnya tetap sama, maka diadakan undian oleh Ketua Pertandingan yang disaksikan oleh Delegasi Teknik dan kedua Menejer tim.
a.7. Hasil penilaian juri diumumkan pada papan nilai, setelah babak terahir/penentuan kemenangan selesai dilaksanakan.
b.8. Karena lawan tidak dapat melanjutkan pertandingan karena permintaan pesilat sendiri/mengundurkan diri.2.Menang Tekhnik
b.9. Karena keputusan Dokter Pertandingan
Dokter Pertandingan diberi waktu 60 (enam puluh) detik untuk memutuskan apakah Pesilat bersangkutan dinyatakan ”Fit” atau ”Tidak Fit” (Unfit). Setelah 60 detik Wasit akan menanyakan kepada Dokter.
b.10. Atas permintaan Pendamping Pesilat
b.11. Atas keputusan Wasit
Penentuan menang mutlak ialah bila lawan jatuh karena serangan yang sah dan menjadi tidak dapat bangkit segera dan atau nanar, maka setelah hitungan Wasit ke 10 dan tidak dapat berdiri tegak dengan sikap pasang.3.Menang Mutlak
Menang karena pertandingan tidak seimbang4.Menang W.M.P./ wasit Menghentikan Pertandingan
Menang karena lawan tidak muncul di gelanggang (Walk Over).5.Menang Undur Diri
f.12. Lawan mendapat Peringatan III setelah Peringatan II6.Menang Diskualifikasi
f.13. Lawan melakukan pelanggaran berat yang diberikan hukuman langsung diskualifikasi.
f.14. Melakukan pelanggaran Tingkat I, dan lawan cidera dan tidak dapat melanjutkan pertandingan atas dasar keputusan Dokter pertandingan. Pesilat yang menang diskualifikasi karena keputusan Dokter Pertandingan, diperbolehkan bertanding untuk babak selanjutnya jika mendapatkan ijin/rekomendasi dari Dokter Pertandingan.
f.15. Penimbangan ulang berat badan tidak sesuai dengan ketentuan.
Label:
InforMasi dan Perjuangan
Sabtu, 04 Agustus 2012
0 Mars dan Hymne Tapak Suci
Mars TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
Download Lagu : Mars Tapak Suci Klik aja gan
Baju serta celana merah tampaknya gagah
Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Dengan Iman serta Akhlaq
Tapak Suci menjadi kuat
Mengabdi kepada Allah, bangsa, dan negara
Membela keadilan merata
Cinta damai dan kasih sayang
Utamakan persaudaraan
Reff:
Bina olahraga sebagai sarana
Temu krida antar pemuda
Walaupun berbeda namun satu jua
Dibawah panji Islam mulia (2x)
Setia serta patuh menjalankan ibadah
Tapak Suci Putera Muhammadiyah
Dengan ikhlas serta percaya kepada diri sendiri
Bersama Tapak Suci ku bawa dan amankan
Islam agama Allah nan suci
Dengan iman m'nyinar di dada
Ku sebarkan Islam di dunia
Reff:
Siapkan fisik mu, siapkan mental mu
Bukalah dalam rohani
Panjatkan doa mu, ....Allah Yaa Tuhanku,
berikan kekuatan pada ku
*****
Label:
InforMasi dan Perjuangan
0 Tata Upacara Pembukaan & penutupan
Susunan Acara Pembukaan:
1. Persiapan
Peserta latihan berkumpul di tempat upacara pembukaan, membentuk barusan (banjar
Peserta latihan berkumpul di tempat upacara pembukaan, membentuk barusan (banjar
ataupun saf), diatur oleh seorang Pemimpin Kelompok yang berdiri di depan, tengah.
2. Pendahuluan
Upacara dimulai. Pemimpin Kelompok berdiri di sisi paling kanan dari Peserta Latihan.
Upacara dimulai. Pemimpin Kelompok berdiri di sisi paling kanan dari Peserta Latihan.
Peserta latihan disiapkan oleh Pemimpin Kelompok.
3. Inti Acara
- Hormat TAPAK SUCI
- Sikap Duduk Berdoa
- Doa Pembukaan
- Berdiri
- Hormat TAPAK SUCI, dilanjutkan dengan Ikrar Anggota TAPAK SUCI
- Hal-hal yang disampaikan pada Pembukaan Latihan.
- Membaca Bismillahirrahmaanirrahim.
- Acara latihan dimulai (barisan dibubarkan/tidak dibubarkan, sesuai keperluan).
- Hormat TAPAK SUCI
- Sikap Duduk Berdoa
- Doa Pembukaan
- Berdiri
- Hormat TAPAK SUCI, dilanjutkan dengan Ikrar Anggota TAPAK SUCI
- Hal-hal yang disampaikan pada Pembukaan Latihan.
- Membaca Bismillahirrahmaanirrahim.
- Acara latihan dimulai (barisan dibubarkan/tidak dibubarkan, sesuai keperluan).
Susunan Acara Penutupan:
1. Persiapan
Peserta latihan berkumpul di tempat upacara penutupan, membentuk barisan (banjar
Peserta latihan berkumpul di tempat upacara penutupan, membentuk barisan (banjar
ataupun saf), diatur oleh seorang Pemimpin Kelompok yang berada di depan.
2. Pendahuluan
Upacara dimulai. Pemimpin Kelompok berdiri pada sisi paling kanan dari Peserta
Upacara dimulai. Pemimpin Kelompok berdiri pada sisi paling kanan dari Peserta
Latihan.Barisan disiapkan oleh Pemimpin Kelompok.
3. Inti Acara
- Hormat TAPAK SUCI
- Sikap Duduk Berdoa
- Doa Penutupan
- Berdiri
- Hormat
- Hal-hal yang disampaikan pada Penutupan Latihan.
- Hormat TAPAK SUCI
- Sikap Duduk Berdoa
- Doa Penutupan
- Berdiri
- Hormat
- Hal-hal yang disampaikan pada Penutupan Latihan.
4. Penutupan
- Pembacaan Kafaratul Majlis.
- Barisan dibubarkan, dengan
- Berjabat tangan, diawali oleh Pemimpin Kelompok, disusul oleh seluruh Peserta Latihan,
- Pembacaan Kafaratul Majlis.
- Barisan dibubarkan, dengan
- Berjabat tangan, diawali oleh Pemimpin Kelompok, disusul oleh seluruh Peserta Latihan,
kemudian oleh seluruh Perangkat Upacara.
Label:
InforMasi dan Perjuangan
Kamis, 02 Agustus 2012
0 A. Keislaman
1. Rasulullah
Rasulullah
pembawa risalah Islam, Islam dalam pengertiannya berasal dari Dinul
Islam yang berarti agama keselamatan atau agama pembawa kehidupan yang
selamat.
Pembawa
risalah ini adalah seorang Nabi atau Rasul yang terlahir pada tanggal
12 Rabiul Awwal tahun Gajah di Kota Mekah pada Zaman Jahiliyah, bernama
Nabi Muhammad SAW.
Beliau
dilahirkan dari seorang Ibu bernama Siti Aminah dan Bapaknya bernama
Abdullah semasa hidupnya beliau diasuh dan dibesarkan oleh kakeknya
selama 2 tahun yang bernama Abdul Mutholib beliaupun mempunyai seorang
paman bernama Abu Tholib. Rasulullah sejak kecil mendapat gelar Al-Amin
yang artinya dapat dipercaya. Selain itu beliau memiliki sifat-sifat
terpuji lainnya, dan yang diantaranya :
Shiddiq : Benar
Amanah : Dapat dipercaya
Fathonah : Cerdas
Penyampai : Penyampai
Ibu
Nabi Muhammad pada saat beliau berumur 16 tahun kemudian beliau diasu
dan disusui oelh seorang hamba sahaya yang bernama Halimatussa’diyah dan
tinggal di pedesaan itu selama 5 tahun. Usia 8 tahun beliau diasuh
pemannya sampai dewasa.
Nabi
diangkat menjadi rasul pada usia 40 tahun dan menerima wahyu di Gua
Hira tepatnya pada 17 Ramadhan yaitu surat Al-‘Alaq, ayat pertama
berbunyi Iqro bismirobbikal ladzikholaq yang artinya bacalah atas nama
tuhanmu yang menciptakan.
Rasulullah
menikah pada usia 25 tahun dengan seorang janda kaya bernama Siti
Khodijah dan beliaulah wanita yang mengakui kerasulan NAbi serta masuk
islam. Rasululla menjadi haji pada 8 Zulhijjah 10 H (7 Maret 632 M).
Keajaiban
atau Mu’jizat Nabi yang paling besar adalah Kitab Suci Al-Quran yang
terdiri dari 30 Juz 114 surat 6666 ayat, diturunkan selama kurang lebih
22 tahu 2 bulan 22 hari. Nabi meninggal pada 12 RAbiul Awwal tahun 11
Hijriyah bertepatan dengan 9 Juli 632 M pada usia 63 tahun.
Selain
Siti Khodijah wanita pertama yang mengakui kerasulan Nabi dan masuk
Islam, ada juga laki-laki dewasa pertama dan anak kecil pertama yang
mengakui kerasulan Nabi dan masuk islam yaitu Abu Bakar Assidiq dan Ali
bin Abi Thalib.
Al-Quran
dishaf dan dibukukan oleh para Shabat Nabi yaitu Utsman bin Affan, yang
terdiri dari dua bagian, yaitu yang diturunkan di Mekkah dinamakan
Surat Makiyah dan yang diturunkan di Madinah dinamakan surat Madaniyah.
Dalam masa perjuangan dakwahnya, beliau dibantu oleh Shabat-shabatnya yang dikenal sebagai Kholifah, diantaranya :
1. Abu Bakar Assidiq
2. Umar bin Khattab
3. Utsman bin Affan
4. Ali bin Abi Thalib
2. Hukum dan Ketetapan Islam
Dalam
islam ada dua hokum yang pasti dan sudah menjadi ketentuan yang di
jadikan pedoman hidup yaitu Al-Quran dan As-Sunnah (Al-Hadits),
perbedaan keduanya adalah :
@ Al-Quran adalah firman Allah SWT, yang telah baku dan pasti ketetapan tidak dapat dirubah.
@ Al-Hadits adalah sikap dan tingkah laku Nabi yang di jadikan contoh untuk kehidupan umatnya.
Islam
menetang keras terhadap sikap yang dilakukan tanpa adanya contoh dan
ketentuan yang demikian oleh hokum Allah SWT. Dan Sunnah Nabi Muhammad
SAW karena hal yang demikian dinakaman Bid’ah, satu hal lagi yang
bertentangan keras dengan islam adalah sikap menyekutukan Allah SWT.
Yang disebut dengan kemusyrikan, orang yang berbuat demikian dinamakan
orang murtad.
0 Tentang Wonosobo
Dieng Plateu di bulan Desember 2011 :
Suasana
hujan, dingin dan basah sangat terasa ketika menapaki jalan menanjak
dari daerah Kabupaten wonosobo. Dataran tinggi Dieng berada sekitar 2100
mdpl, dengan suhu udara di musim hujan sekitar 11-18 derajat celcius,
jika musim kemarau suhu minimun mencapai 0 derajat celcius, dan tanaman
bisa mati. Bulan Juni sampai Agustus biasanya terjadi suhu ekstrim ini.
Turun es, tapi tidak seperti salju yang lembut, es tersebut terlihat
jelas ketika pagi hari, bisa dilihat pula es-es tersebut menempel pada
daun tanaman. Jika ingin merasakan es jatuh dari langit,,monggo datang
pada musim kemarau, dan dpatkan sensasi es di indonesia, tepatnya di
pulau Jawa.
Perjalanan dari bandung sekitar 8-10 jam. Kalau ingin melihat matahari
terbit, silahkan pergi malam hari setelah magrib. ada tempat terdekat
untuk melihat sunrise, yaitu menara pandang, bisa lihat golden atau
silver sunrise.
Gunung Sumbing
Ini jarak dari menara pandang ke Dieng Kulon (tempat dekat Candi Dieng).
Candi Dieng merupakan sebuah kompleks candi yang bersifat agama Siwa, terletak di tanah datar tinggi Dieng (Dihyang).
Candi-candi itu andi Arjuna, candi Semar, Srikandi, Puntadewa, Sembadra, Bima, Dwarawati, Gatotkaca.
Penduduk Dieng rata-rata adalah petani, komiditas utamanya adalah
kentang, besar-besar sekali kentang di Dieng, ga kalah sama kentang
aussy .. datang dan coba beli kentang di sana, pasti ga kecewa. Lahan
yang subur menjadikan hasil pertanian mereka melimpah, alahan-lahan
sempit mereka mafaatkan buat tanaman sayuran dan kentang. Satu lagi yang
menajdi rahasia mereka dalam menghasilkan kentang yang bagus adalah
sistem irigasi dan terasering yang unik, bisa dikatan sangat curam buat
terasering itu, tp ada sebuah cerita bahwa cara irigasi itu mereka
warisakan dari nenek moyang mereka dulu, dan dikaitakn dengan
kepercayaan mereka (saya lupa lengkapnya sistem irigasi ini).
Saya masih heran kenapa di Dieng banyak sekali masjid dengan jarak yang bisa dibilang sangat dekat satu sama lain.
Datanglah ke tempat namanya bukit Sikunir, tempat yang sangat tepat
untuk menyaksikan jejeran gunung-gunung terindah, terdahsyat, dan tak
pernah dilihat secara nyata sebelumnya,,hehe (rada lebay), tapi yakin
deh sampai bukit Sikunir setengah 5 akan dapatkan hal yang tak
terlupakan. Bukit Sikunir harus di daki dulu sekitar 1 km dari
perhentian kendaraan. Hati-hati sesak nafas mendera ketika mulai mendaki
bukit ini, hmm mungkin karena ketinggiannya ya, perbedaan tekanan
udara.
Ini golden sunrise dari bukit sikunir, sebelah kiri adalah Gunung Sindoro yang sekarang sedang aktif.
dan melihat pemandangan ke bawah.
ada beberapa deretan gunung yang dapt terlihat jelas yaitu : gn. Muri, Gunung Ungaran, Gn. Merbabu, Gn. Merapi, Gn. sindoro.
Dieng menyimpan banyak potensi alam, selain subur akan tanah buat
bertani, dieng merupakan dataran yang banyak menyimpan energi panas bumi
dan bisa dikatan sangat melimpah. Panas bumi ini masih sangat sedikit
dimanfaatkan. butuh investor yang mampu untuk memanfaatkan semuanya.
Ini adalah kawah Sikidang, masih mengeluarkan gas belerang, terkadang
terdapat kandung gas CO2, sekitar kawah ini ada panas bumi yang sudah
dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai pembangkit listrik.
dan kunjungi Telaga warna yang hijau karena tumbuhan yang hidup di dasar
telaga, dan juga pantulan dari sinar matahri. Gas terkadang masih
timbul dari dalam air, masih ada gelembung yang kadang muncul, hanya
tidak terlalu tampak.
And many more to explore there,, please visit Dieng Highland. beberpa
hari di sana sangat menyenangkan, ini saya sharing perjalanan selama di
Dieng.
sumber
Label:
InforMasi dan Perjuangan
0 Progam Latihan Tapak Suci
Program Latihan
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam latihan Tapak Suci :
1. Berdoa.
2. Ikrar Tapak Suci
3. Streching
4. latihan:
- Pendahuluan
- Inti
- Variasi
- Permainan
5. Cooling Down
Jadi perlu temen temen Tapak suci SMAHI WSB, bahwa kali ini kalian akan berlatih sesuai Jadwal dan Kedisiplinan...
Untuk tahun ini juga kita akan mefokuskan untuk menjadi juara seperti tahun'' yang lampau..Di samping itu juga kalian semua tentunya saya ,( Heheh Berarti Kita yakkk... Pissss) Di fokuskan untuk melatih mental dan kedisiplinan...
Untuk itu semua temen temen harus mengikuti peraturan'' yang akan kami buad ...Dan harus di setujui oleh kalian nya juga..karna peraturan itu juga datang dari Bapak Pendekar Takiudin.. Okh...
#Jadi ini hanya sebatas info ..
Label:
InforMasi dan Perjuangan
Senin, 30 Juli 2012
0 Galeri Prestasi Tapak Suci SMA Muh. Wonosobo
Tapak suci yang dibina oleh Bapak TAKIYUDIN LUTFI, alhamdulillah pada tahun pelajaran 2011/2012 menghasilkan beberapa kejuaraan baik di tingkat kabupaten, karesidenan, maupun provinsi dan akan maju ke tingkat nasional.
Kejuaran dan hasil yang dicapai antara lain:
A. POPDA Pencak Silat Kabupaten Wonosobo (JUARA I)
- Monica Kartikasari
- Ely Susanti
- Diajeng Ambar Kinasih
- Mega El Hawa Takarina
- Aryo Buwono Syailendra
B. POPDA Pencak Silat Tingkat Karesidenan (27-28 Maret 2011)
- Monica Kartikasari (Juara I)
- Ely Susanti (Juara I)
- Diajeng Ambar Kinasih (Juara II)
C. Olimpiade Olah Raga Siswa Nasional SMA Provinsi Jawa Tengah (21-24 Mei 2011)
- Aryo Buwono Syailendra (Juara II)
- Mega El Hawa Takarina (Juara III)
D. Juara I Beregu Putra pada Festifal Seni Tapak Suci Dikmen Muhammadiyah Wonosobo (15 Juni 2012)
- Aryo Buwono Syailendra
- Muh. Iqbal Zahar
- Aditia Umam
E. Juara I Beregu Putri pada Festifal Seni Tapak Suci Dikmen Muhammadiyah Wonosobo (15 Juni 2012)
- Mega El Hawa Takarina
- Diajeng Ambar Kinasih
- Monica Kartikasari
F. Juara I Beregu Putra pada Festifal Seni Tapak Suci Dikmen Muhammadiyah Tingkat Karisidenan Kedu (17 Juni 2012)
- Aryo Buwono Syailendra
- Muh. Iqbal Zahar
- Aditia Umam
G. Juara I Beregu Putri pada Festifal Seni Tapak Suci Dikmen Muhammadiyah Tingkat Karisidenan Kedu (17 Juni 2012)
- Mega El Hawa Takarina
- Diajeng Ambar Kinasih
- Monica Kartikasari
Label:
InforMasi dan Perjuangan
0 Lambang Tapak Suci
ARTI LAMBANG PERGURUAN SENI BELADIRI INDONESIATAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH
Bentuk bulat : Bertekad
BulatBerdasar biru : Keagungan
Bertepi hitam : Kekal dan abadi melambangkan sifat ALLAH SWT
Bungan Mawar : Keharuman
Warna Merah : Keberanian
Daun Kelopak hijau : Kesempurnaan
Bunga Melati Putih : Kesucian
Jumlah Sebelas : Rukun Islam dan rukun Iman
Tangan Kanan Putih: Keutamaan
Terbuka : Kejujuran
Berjari Rapat : Keeratan
Ibu jari tertekuk : Kerendahan Hati
Sinar Matahari Kuning : Putera Muhammadiyah
Keseluruhan lambang tersimpul dengan nama
"TAPAK SUCI",
yang mengandung arti:
Bertekad bulat mengagungkan asma ALLAH Subhanahuwata’ala, kekal dan abadi.
Dengan keberanian menyerbakkan keharuman dengan sempurna.
Dengan Kesucian menunaikan Rukun Islam dan Rukun Iman.
Mengutamakan keeratan dan kejujuran dengan rendah hati.
Label:
InforMasi dan Perjuangan
Langganan:
Komentar (Atom)

















