Senin, 30 Juli 2012

0 GERAKAN PEREGANGAN (STRETCHING)




PENGERTIAN PEREGANGAN (STRETCHING)

    Pada saat akan memulai suatu aktifitas olahraga, stretching (peregangan) atau lebih dikenal orang dengan istilah pemanasan (warm-up) ini sangat diperlukan. Stretching adalah bentuk dari penguluran atau peregangan pada otot-otot di setiap anggota badan agar dalam setiap melakukan olahraga terdapat kesiapan serta untuk mengurangi dampak cedera yang sangant rentan terjadi.                                                                                  

    MANFAAT MELAKUKAN PEREGANGAN (STRETCHING)
      Terdapat beberapa manfaat apabila seseorang melakukan gerakan peregangan sebelum memulai aktifitas olahraga, diantaranya dapat dijelaskan di bawah ini:
      a.Meningkatkan suhu (temperature) tubuh beserta jaringan-jaringannya.
      b.Menaikkan aliran darah melalui otot-otot yang aktif.
      c.Meningkatkan detak jantung sehingga akan mempersiapkan bekerjanya system cardiovascular (jantung dan pembuluh darah).
      d.Menaikkan tingkat energi yang dikeluarkan oleh metabolisme tubuh.
      e.Meningkatkan kecepatan perjalanan sinyal syaraf yang memerintahkan gerakan tubuh.
      f.Memudahkan otot-otot berkontraksi dan relaksasi secara lebih cepat dan efisien.
      g.Meningkatkan kapasitas kerja fisik.
      h.Mengurangi adanya ketegangan pada otot.
      i.Meningkatkan kemampuan jaringan penghubung dalam gerakan memanjang (meregang).
      j.Terjadi peningkatan kondisi secara psikologis.
      k.Mengurangi dampak cedera.
         MACAM GERAKAN-GERAKAN STRETCHING AKTIF
          Stretching aktif adalah pemanasan atau peregangan yang dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain serta dapat dilakukan dalam posisi berdiri atau duduk bahkan dengan tidur terlentang maupun tengkurap. Gerakan peregangan yang dapat dan boleh dilakukan adalah sebagai berikut:
          1. Peregangan kepala: berfungsi untuk mengulur M. Trapezius
          2. Peregangan tangan dan lengan: bertujuan untuk meregangkan otottriceps, deltoid, biceps, fleksor, dan ekstensor.
          3.Peregangan pinggang & perut: ditujukan untuk meregangkan otot seratus, rectus abdominis, latisimus dorsi, eksternal oblique, dan tendinous inscription.
          4. Peregangan tungkai & kaki: bertujuan untuk meregangkan otothamstring, gluteus, semitendinosus, gracilis, gastrocnemius, peroneus, danvastus.

                  PEREGANGAN ATAU STRETHING YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN
                    Bagi atlet melakukan peregangan yang berlebihan dianggap dapat meningkatkan kemungkinan mengalami cidera pada ligament dan cedera yang ditandai dengan terlepasnya persendian atau biasa disebut dislokasi. Pemikiran tersebut berdasarkan landasan teori bahwa adanya kelenturan yang berlebihan (karena peregangan/stretching) akan dapat mengurangi kestabilan pada daerah persendian.
                    Maka dari itulah, latihan peregangan sebaiknya memperhatikan kondisi-kondisi sebagai berikut:
                    Jangan melakukan peregangan saat anda mengalami hal salah satu diantara;
                    a)      Apabila tulang anda menghalangi gerakan anda (sukar bergerak).
                    b)      Sedang mengalami patah tulang
                    c)      Terdapat gejala peradangan atau infeksi akut
                    d)     Terdapat gejala osteoporosis
                    e)      Baru mengalami cidera atau keseleo
                    f)       Terdapat pengurangan atau penurunan fungsi pada daerah pergerakan
                    Ada beberapa gerakan peregangan yang tergolong peregangan yang memiliki kemungkinan terlalu berbahaya dan disarankan untuk dihindari diantaranya sebagai berikut:
                    1) Posisi Membalikkan Satu Kaki atau Dua Kaki
                    Ini dikarenakan gerakan ini dapat menyebabkan:
                    a)Meregangnya ligamen lutut bagian tengah
                    b)Meremukkan meniscus
                    c)Menaikkan ketidakstabilan lutut
                    d)Menekan dan memutar tempurung lutut, akibatnya tempurung lutut bergeser 
                    2) Posisi Berdiri Dengan Kaki Lurus Merentang
                    Gerakan ini terdapat resiko sebagai berikut:
                    a)Menekan bagian tengah dari kedua lutut
                    b)Kelainan bentuk lutut yang permanent, seperti bentuk lutut yang pengkar keluar
                    c)Menyebabkan hipertensi lutut (tekanan berlebih)
                    d)Penekanan yang hebat pada lumbar vertebrae (tulang pinggang)
                    3) Posisi Tubuh Melengkung (The Bridge)
                    Gerakan ini disarankan untuk dihindari karena dapat menyebabkan:
                    a)      Dapat memeras potongan tulang belakang
                    b)      Menjepit urat syaraf
                    4) Berdiri Dengan Kaki Diluruskan (Dengan Kaki Dirapatkan)
                    Gerakan ini sebaiknya tidak dilakukan karena dapat memicu:
                    a)Mengakibatkan hypertensi lutut
                    b)Terjadi penekanan yang hebat pada lumbar vertebrae
                    5) Posisi Membalikkan Tubuh (Inversion)
                    Gerakan ini sebaiknya dihindari karena dapat mengakibatkan:
                    a)Meningkatkan tekanan darah
                    b)Dapat memecahkan pembuluh darah, khususnya pembuluh darah pada mata
                    c)Mengakibatkan cedera stabilitas pada tulang belakang
                    6) Menekuk Kaki Kanan Dan Kiri Ke Dalam Dengan Ditahan Menggunakan Tangan
                    7) Menekuk lutut
                        Menyilangkan 1 Kaki Dicondongkan Ke Samping
                    Gerakan-gerakan diatas sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan:
                    a)Liggamentum collaterale mediale meregang.
                    b)Merobek meniscus yang terjepit di antara condyli femoris dan os tibia.
                     

                    Tapak Suci SMA Muhammadiyah Wonosobo Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates